Tampilkan postingan dengan label Sistem Informasi Psikologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sistem Informasi Psikologi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 10 Mei 2011

sistem informasi psikologi (Maria Chrisnatalia, Psikologi Universitas Gunadarma, Kelas 4PA04, NPM: 10507151, email: ia_cw@student.gunadarma.ac.id)

EPPS (Edward Personal Preference Schedule) adalah tes kepribadian. Tes ini berisikan 225 soal dimana pilihannya terdapat dua: A dan B. Individu diminta memilih satu di antara dua jawaban. Pilihan ini tentu akan sesuai dengan keadaan subyek dalam membaca pernyataan tersebut. Ada beberapa soal yang dirancang sedemikian rupa sehingga jawaban subyek akan menunjukkan konsistensi atau inkonsistensi subyek tersebut. Tes ini sudah diimplementasikan menjadi sebuah software sehingga tidak perlu lagi mengkoreksi jawaban secara manual.
Sebelum digunakan tentu saja harus dilakukan input data base konsistensi soal sebagai dasar dari software ini. Konsistensi tersebut misalnya nomor 1 dan 151 jawabannya harus sama-sama A atau B, bila jawabannya sama maka jawaban tersebut konsisten. Jawaban yang konsisten terdapat pada 15 pasangan nomor, yaitu nomor 1 dan 151, 7 dan 157, 13 dan 163, 19 169, 25 dan 175, 101 dan 176, 107 dan 182, 113 dan 188, 119 dan 194, 125 dan 200, 51 dan 201, 57 dan 207, 63 dan 213, 69 dan 219, 75 dan 225. Pada ke 15 pasangan tersebut, subyek harus berhasil memberikan minimal 11 jawaban yang konsisten, bila tidak maka dalam software ini informasi tentang subjek tetap bisa terlihat namun subjek akan mendapatkan predikat inkonsisten.
Bila subjek mendapatkan hasil yang konsisten, maka pengetesan akan dilanjutkan pada menghitung banyaknya pilihan A yang tidak termasuk dalam hitungan kekonsisten pada 15 baris yang ada, yaitu pada baris (r) 1, 2, 3, 4, 5, 26, 27, 28, 29, 30, 51, 52, 53, 54, 55 dan begitu seterusnya hingga 15 baris kebawah. Begitupula dengan banyaknya pilihan B yang tidak termasuk dalam kekonsistenan pada kolom (s) no 1, 6, 11, 16, 21, 76, 81, 86, 91, 96, 151, 156, 161, 166, 171, hingga 15 kolom berikutnya.
Bila hasil (r) dan (s) sudah didapatkan, maka akan dijumlah dan disesuaikan dengan standar penilaian EPPS yang sudah ada. Setelah itu hasil akan terlihat melalui http://www.blogger.com/img/blank.gifgrafik batang ke samping. Setelah itu, dari hasil dan grafik yang disajikan, akan dideskripsikan tentang aspek-aspek kepribadian dari seseorang tersebut sehingga dapat diketahui bagaimana kepribadian dari seseorang.



Gambar 1: Halaman jawaban subjek no.1 - 150



Gambar 2: Halaman jawaban subjek no. 151 – 225




Gambar 3 : Grafik batang hasil jawaban dari subjek



Gambar 4 : deskripsi dari hasil grafik batang subjek



Gambar 5 : Lanjutan deskripsi hasil grafik batang


Prosses : Jawaban di sesuaikan dengan data base yang ada
Output : Hasil dari perhitungan


Nama kelompok :
1. Luki Viky Desha 10507145
2. Lussi Warastuti 10507146
3. Maria Chrisnatalia 10507151

Kelas : 4Pa04
hasil inputan berasal dr psikometrika.com

Senin, 21 Maret 2011

Sistem Informasi Psikologi I

Sebuah tes psikologi bernama EPPS (Edward Personal Preference Schedule), tes ini terdapat 225 soal dimana pilihannya terdapat A dan B. Individu diminta memilih satu di antara dua jawaban yang sesuai dengan keadaan subyek dalam membaca pernyataan tersebut.
Tes ini sudah bisa menggunakan software dalam menghasilkan sebuah jawaban psikologis dari individu yang telah melakukan tes tersebut jadi tidak usah mengkoreksi jawaban secara manual.
Sebelum sebuah hasil dari pernyataan yang dijawab oleh individu, sebaiknya kita melakukan input data base untuk menadapatkan hasil yang di inginkan. Untuk mendapatkan sebuah konsistensi dari setiap nomor yang sudah di tetapkan, misalnya pada nomor 1 dan 151 jawaban nya harus sama- sama A atau B, bila jawabannya sama maka jawaban tersebut konsisten. Jawaban yang konsisten terdapat pada 15 pasangan nomor. Pada ke 15 pasangan tersebut harus terdapat minimal 11 pasangan yang konsisten, bila tidak melampaui 11 konsisten maka hasilnya tidak bisa terlihat dan akan di diskualifikasi dari tes tersebut.
Bila sudah mendapatkan hasil konsisten di lanjutkan menemukan banyaknya A yang tidak terkena hitungan konsisten baris atau (r). Begitupula dengan banyaknya B yang tidak terkena konsisten, Penilaian pada kolom dinamakan (s).
Bila hasil r dan s sudah di dapatkan maka nilai di yang ada di sesuaikan dengan atau di convert sesuai dengan bagian apa yang akan di isi. Setelah semua beres maka hasil akan keluar apakan kepribadiannya bisa masuk untuk di tempatkan pada posisi yang akan di isi olah individu yang bekerja.

Input : hasil jawaban dari individu
Prosses : jawaban di sesuaikan dengan data base yang ada
Output : hasil keluaran, individu tersebut bisa di terima untuk bekerja.

Nama kelompok :
1. Luki viky desha 10507145
2. Lussi warastuti 10507146
3. Maria chrisnatalia 10507151